Temuan Ribuan Amunisi di Nusakambangan Milik Kapal AS Tenggelam Diserang Pesawat Jepang

Heri Susanto
Ribuan amunisi ditemukan oleh nelayan di perairan Nusakambangan, Jawa Tengah, Rabu (19/7/2023). (Foto: Heri Susanto).

CILACAP, iNews.id - Ribuan amunisi ditemukan oleh nelayan di perairan Nusakambangan, Jawa Tengah, Rabu (19/7/2023). Temuan amunisi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh TNI AL.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Cilacap Kolonel Laut Bambang Subeno mengatakan, amunisi tersebut diduga milik kapal perangAmerika Serikat (AS) di masa Perang Dunia II.

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap, Jawa Tengah mengamankan ribuan amunisi di Perairan Nusakambangan, Jawa Tengah, Kamis (20/7/2023). (Foto: Heri Susanto).

"Kalau histori yang kita baca dengan tim, kemungkinan amunisi ini tenggelam pada 1942. Saat itu terjadi pertempuran antara kapal perang AS diserang oleh pesawat tempur Jepang dan salah satu kapal perang tersebut tenggelam," ujar Kolonel Laut Bambang Subeno di Cilacap, Kamis (20/7/2023).

Dia menjelaskan, amunisi yang ditemukan berjumlah 6.000 yang terdiri dari jenis kaliber 12,7 mm dan kaliber 7,6 mm. Kemudian, kata dia kaliber mitraliur untuk pertahanan udara dan kaliber senjata perorangan.

"Dugaan sementara amunisi ini jenis produksi dari Amerika maka kemungkinan amunisi ini dibawa oleh kapal perang Amerika. Ini baru dugaan awal," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hebat! PT PAL Pangkas Waktu Produksi Kapal Perang 2 Tahun Jadi 6 Bulan

57 tahun lalu

Selundupkan HP ke Tahanan, 2 Petugas Lapas Purwokerto Dipindahkan ke Nusakambangan

57 tahun lalu

Polda Sumsel Tangkap Pemilik Senpi Ilegal di Muba, Sita Pistol dan 18 Amunisi

57 tahun lalu

Pemindahan Ratusan Narapidana Risiko Tinggi dari Riau ke Nusakambangan Dikawal Ketat

57 tahun lalu

Tradisi Syawalan di Jepara, Ribuan Warga hingga Bule dan Kapal Perang Ikut Meriahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal