4 Tempat Kuliner di Semarang, Nomor 3 Bisa Sambil Menikmati Suasana Pecinan

Demetria Agata
Mie Kopyok Pak Dhuwur, salah satu tempat kuliner di Semarang. Foto: Instagram.

SEMARANG, iNews.id – Ada empat tempat Kuliner di Semarang yang bisa dikunjungi para wisatawan. Tempat -tempat yang direkomendasikan ini cukup legendaris dan ramai pengunjung. 

Berikut empat tempat Kuliner di Semarang yang cocok untuk wisatawan maupun anak muda.

1. Mie Kopyok Pak Dhuwur

Makanan yang satu ini sangat legendaris karena merupakan salah satu ciri khas di Kota Lama. Mie Kopyok Pak Dhuwur selalu ramai pengunjung dan sudah berjualan sejak tahun 1970, menetap di Jalan  Tanjung Nomor 18A, Pandansari, Kota Semarang. Satu porsi diptok dengan harga Rp13.000. Tempat makan ini buka pukul 08.00-16.00 WIB. Kuliner ini isinya mie, potongan lontong, tahu, tauge, daun seledri, taburan bawang serta ditaburi kerupuk gendar atau remahan yang enak. Bagi yang mencicipi dijamin akan akan ketagihan. Makanan ini diberi nama mie kopyok karena cara pembuatannya yang dikopyok atau dicelupkan secara berulang kali. Tujuannya agar mie menjadi lebih lembek. 

2. Mie Hap Kie

Mie Hap Kie mengandung B2 (babi). Sesuai dengan namanya, resto ini menjual mie pangsit sebagai andalannya. Banyak yang berjualan Mie Hap Kie, salah satunya di Jalan Thamrin Nomor 90B, Miroto, Semarang. Porsinya yang besar cukup lumayan untuk dibagi dua orang, harga bervariasi dari Rp22.000 sampai Rp36.000.

3. Pasar Semawis 

Berkunjung ke Semarang tidak lengkap jika tidak mengunjungi Pasar Semawis yang ada di Pecinan. Pasar cemawis lengkap dengan puluhan pedangan kaki lima, sehingga cocok buat yang suka makan. Pasar Semawis awalnya merupakan pasar malam yang hanya diadakan beberapa hari menjelang hari raya Imlek tahun 2004. Namun sekarang, pasar malam Semawis diadakan setiap akhr pekan, tepatnya di hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Tersedia berbagai jajanan ringan dan berat, seperti telur gulung, sosis bakar, cumi bakar, es serut, rambut nenek (gula kapas warna warni), hingga makanan khas Kota Semarang. Selain ini, banyak juga yang menjual daging nonhalal mulai dari nasi goreng, mie goreng, bakpau, sate, nasi hainan. Para pedagang kaki lima ini berjualan berjejer satu sama lain. Selain itu juga terdapat kios rumahan yang karaoke keluarga dengan lagu chinesse. Suasana yang asyik sambil menikmati jajanan kuliner di malam hari. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Jip Wisata Bromo Tabrak Tebing lalu Terguling, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Libur Panjang Iduladha, Puluhan Ribu Kendaraan Masuk Bandung via Tol Pasteur

57 tahun lalu

2 Wisatawan asal Karawang Tewas Tertimbun Longsor di Curug Cileat Subang

57 tahun lalu

Kronologi Wisatawan Tewas Terseret Ombak di Pantai Madasari, Berawal Naik Karang Cari Spot Foto

57 tahun lalu

Terekam Video! Wisatawan Tewas Terseret Ombak saat Cari Spot Foto di Pantai Madasari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal