KARANGANYAR, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng) mulai membagikan bantuan sembako senilai Rp18 miliar untuk warga terdampak virus corona (Covid-19). Meski nilai alokasi bantuan sembako cukup fantastik, tampaknya isi bantuan tersebut tak seperti yang diharapkan masyarakat.
Di lokasi pengepakan bantuan sembako bagi warga terdampak Covid-19 di Gedung Wanita Karanganyar, tiap dus paket sembako didominasi mi instan sebanyak 15 bungkus. Selain mi instan, paket sembako itu berisi beras 4 kilogram, gula pasir 1 kg, susu kaleng 2 buah, minyak goreng 2 kg, teh 4 biji, dan kecap ukuran 800 miligram. Dalam paket sembako tersebut tidak ada telur, biskuit, atau sirop.
Kepala Dinas Sosial Karanganyar Waluyo Dwi Basuki mengatakan isi paket sembako yang akan dibagikan itu sudah dibahas terlebih dahulu dengan semua pihak, termasuk DPRD. Bila dirasa isi paket sembako itu kurang pas, Basuki menyerahkan sepenuhnya penilaian pada publik.
"Yang dilihat itu niatan baik pemerintah, sudah berikan yang terbaik. Kami harap masyarakat bisa menerima bantuan sembako dan mensyukuri apapun isinya," ujar pria yang akrab disapa Basuki, Rabu (20/5/2020).
Menurut Basuki, jumlah paket sembako yang dibagikan pada masyarakat sebanyak 90.000 paket. Paket itu ditargetkan selesai dibagikan sebelum Hari Raya Idul Fitri.