BREBES, iNews.id – Tangis haru Nenek Kusmiyatimendadak pecah setelah mendapat hadiah umrah berkat aksi heroiknya menggagalkan perampokan uang Rp3,6 miliar di Kabupaten Brebes.
Ajakan itu disampaikan langsung Kliwon Alwawan, pengusaha sekaligus pemilik uang yang nyaris dirampok saat menyambangi rumah Kusmiah di Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang, Brebes.
Kusmiyati (62) yang sehari-hari menjadi tukang parkir di kawasan kota Brebes tak menyangka aksi heroiknya memergoki dua perampok yang nyaris menggondol uang miliaran rupiah mendapat apresiasi dan perhatian luas masyarakat.
“Kulo tiyang mboten gadah (saya orang tidak punya). Kayak mimpi rasane dijak umroh (Kayak mimpi rasanya diajak umrah),” tutur Kusmiyati saat dikunjungi Kliwon Alwawan, Kamis (18/6/2026).
Alwawan mengatakan, hadiah umrah ke Nenek Kusmiah merupakan bentuk terima kasihnya yang telah menyelamatkan uang miliknya Rp3,6 miliar dari aksi perampokan. Dia mengaku uang Rp100.000 yang diberikan ke Kusmiah usai kejadian di luar kesadarannya.
“Waktu itu saya masih syok. Itu spontan saya ngasih Rp100.000. Sehari setelah kejadian, saya sadar begitu besarnya pengorbanan nenek Kusmiah menggagalkan perampokan uang saya. Jadi, saya bersama istri ingin ngajak nenek umrah,” ujarnya.
Sebelumnya, jajaran Polres Brebes mendatangi langsung kediamannya pada Kamis (18/6/2026). Kedatangan para Korps Bhayangkara ini untuk memberikan apresiasi dan penghargaan atas keberanian sang nenek penjaga parkir.
Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah bersama Wakapolres Kompol Ryke Rahmadhila dan Kapolsek Jatibarang turun langsung menemui Kusmiyati. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya dalam membantu mencegah tindak kejahatan di wilayah Brebes.
Dalam kesempatan itu, polisi menyerahkan bantuan sembako serta tali asih sebagai bentuk penghargaan.
Selain itu, Polres Brebes juga memastikan akan memberikan penghargaan resmi kepada Kusmiyati pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar 1 Juli 2026 mendatang.
Aksi pencurian uang Rp3,6 miliar tersebut berhasil digagalkan berkat keberanian Kusmiyati yang langsung berteriak meminta pertolongan warga saat melihat dugaan tindak kejahatan di lokasi kejadian. Teriakan itu mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi, membuat pelaku panik dan gagal membawa kabur uang tersebut.
Di balik aksinya yang viral, Kusmiah diketahui menjalani kehidupan sederhana sebagai penjaga parkir dan penjual minuman. Dia juga menjadi tulang punggung keluarga sebagai seorang janda.