Talud 10 Meter di Semarang Longsor Tutup Akses Jalan Desa

Angga Rosa
Penanganan tanah longsor di Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, kabupaten Semarang, Jumat (12/5/2023). Foto: Ist.

Setelah kejadian, warga bergotong-royong membersihkan material longsor untuk membuka akses jalan. Namun karena volumenya sangat banyak, akhirnya pihak desa meminta bantuan alat berat kepada BPBD Kabupaten Semarang.

"Alat berat didatangkan untuk mengangkat batu-batu besar yang menutup jalan," ujarnya.

Dia menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun jika terjadi hujan deras, rawan terjadi longsor susulan. Sementara, di bawah talud terdapat empat rumah yang ditinggali sekitar 15 jiwa. 

"Untuk sementara ini, mereka belum mengungsi. Kami berupaya untuk mengantisipasi longsor susulan," ucapnya.

Sementara itu, pemilik talud Rusnadi mengaku, sebelum kejadian sudah mengetahui adanya retakan pada talud penyangga tanahnya. Dia sudah berencana melakukan perbaikan. 

"Saya sudah beli pasir untuk memperbaiki talud. Namun sebelum diperbaiki, terjadi hujan deras dan talud longsor," ujarnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

57 tahun lalu

Akses Ditutup, Pedagang dan Agen Tiket Terminal Bus Bawen Mogok Jualan

57 tahun lalu

Pemuda Ditemukan Tewas di Rawa Pening Semarang, Kaki Terikat Aki Mobil dan Tabung Gas

57 tahun lalu

Bobol 7 Gereja, Pria asal Boyolali Ditangkap usai Jual Barang Curian di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal