Selain itu, keberhasilan Taliban menguasai Afghanistan tidak dapat dilepaskan dari pandemi Covid-19 yang hingga kini masih melanda dunia. Hingga kini nampaknya belum ada sinyal perdamaian di antara kedua belah pihak. Dirinya akan terus memantau dinamika antara Afghanistan-Taliban hingga beberapa waktu yang akan datang.
Taliban yang pada dekade perang melawan invasi Rusia disebut-sebut adalah menjadi anak didik CIA untuk mengusir Rusia atas dukungan AS. Tetapi saat ini ada isu santer bahwa Rusia membantu pendanaan bagi aksi Taliban baru-baru ini.
Adapun isu lain yang menyudutkan bahwa perolehan dana Taliban yang lain, berasal dari bisnis narkoba dan perampokan, perlu diteliti lebih lanjut.
“Drama pendudukan Taliban atas kekuasaan Afghanistan masih berlangsung dan terus ada berita secara dinamis perkembangan terbaru, sehingga terlalu dini memberikan kesimpulan. Apalagi pihak Taliban yang sekarang sedang berjuang terus untuk menguasai Afghanistan,” ucapnya.