Menurut Mursid, pasien positif Covid-19 asal Jombor, Sukoharjo itu tak pernah melakukan perjalanan ke luar daerah atau menerima kunjungan tamu dari luar daerah. Anggota keluarga pasien positif itu dikarantina mandiri di rumah. Dalam waktu dekat, mereka bakal menjalani rapid test.
"Sebelum sakit, pasien positif itu meminum saus tiram yang dikira sirup. Keesokan harinya, pasien positif itu menderita batuk dan bersin-bersin," ujarnya.
Sementara itu, Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan jumlah akumulasi pasien positif corona per 2 Juli bertambah satu orang menjadi 94 orang. Gugus tugas masih mencari sumber penularan pasien positif asal Jombor ini.
Sedangkan, karantina mandiri anggota keluarga pasien positif melibatkan gugus tugas di tingkat kelurahan dan ketua rukun tetangga/rukun warga (RT/RW).
Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Tak Pernah Kemana-Mana, Petani Asal Jombor Sukoharjo Positif Covid-19"