PURWOKERTO, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah, terus melakukan razia penggunaan masker. Bahkan, pemkab menerjunkan tim pemburu untuk mengejar pengendara kendaraan bermotor yang tidak memakai masker dan berusaha kabur.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan, pembentukan tim pemburu ini atas perintah Bupati Banyumas Achmad Husein. Pasalnya, setiap operasi atau razia masker, sering kali ada warga atau pengendara yang berusaha kabur karena tidak mengenakan masker.
"Karena itu, bupati meminta agar personel Dishub Banyumas yang bisa dan terampil mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dilibatkan dalam setiap operasi atau razia masker," katanya di Purwokerto, Sabtu (30/5/2020).
Tim pemburu yang terdiri atas empat personel Dishub Kabupaten Banyumas itu dilengkapi empat unit sepeda motor itu. Mereka hanya membantu pelaksanaan razia. "Jadi kalau ada pengendara yang berusaha kabur ketika ada razia masker, tim pemburu ini akan melakukan pengejaran," katanya.
Selain menerjunkan tim pemburu, Pemkab Banyumas memandang perlu membuka posko di empat titik perbatasan yang meliputi Sokaraja, Tambak, Wangon, dan Ajibarang. Empat posko tersebut akan difungsikan untuk mendukung penyekatan yang dilakukan oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas.