Sukses Hibur Banser, Veve Zulfikar Ngebet Duet Selawat dengan Jokowi

Kastolani Marzuki
Veve Zulfikar, penyanyi religi asal Sidoarjo, Jawa Timur saat manggung pada peringatan Maulid Nabi Muhammad di Alun-Alun Kajen, Pekalongan, Jateng. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Veve Zulfikar, penyanyi religi cantik asal Sidoarjo, Jawa Timur, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya usai manggung dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad dan Hari Pahlawan yang digelar GP Ansor di Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (22/11/2018) lalu.

Veve mengaku takjub sekaligus bersyukur karena dipercaya tampil di depan penonton yang jumlahnya luar biasa banyak. Tak tanggung-tanggung, malam itu jumlah penonton yang merupakan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mencapai sekitar 100.000 orang. Belum lagi masyarakat sekitar yang tumpah ruah memadati sekitar alun-alun.

Bagi Veve, bernyanyi dan selawatan di depan seratusan ribu anggota Banser malam itu adalah sebuah kehormatan tak ternilai harganya. Meski pentasnya di berbagai tempat sudah tak terhitung lagi, bagi penyanyi Indonesia apalagi bergenre religi sangat jarang sekali mendapat kesempatan tampil di depan penonton sebanyak itu.

Penyanyi bernama lengkap Veryal Eisha Aqila Zulfikar ini makin senang luar biasa dan terhormat karena aksinya juga disaksikan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Ny Iriana Jokowi. “Bersyukur dan senang diberi kesempatan Allah bisa tampil di hadapan 100.000 Banser dengan Presiden RI. Terima kasih kepada Ketum GP Ansor Gus Yaqut yang selalu mengundang Veve,” ucap Veve, Minggu (25/11/2018).

Manggung di depan presiden langsung, bagi penyanyi kelahiran Jombang, 7 Juli 2003 ini bukan yang baru. Sebelumnya, Veve mengaku sudah pernah sekali bernyanyi di depan presiden. Namun selepas acara di Alun-alun Kajen, Pekalongan, Kamis (22/11/2018) malam lalu, penyanyi multitalenta ini justru ingin sekali bertemu dengan Jokowi lagi. Bukan sekadar untuk manggung lagi, melainkan ingin melantunkan selawat berdua. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Ibu di Pekalongan Dianiaya Anak Kandung hingga Tewas

57 tahun lalu

May Day, Buruh Pekalongan Gelar Apel dan Doa Bersama di Monumen Juang

57 tahun lalu

3 Korban Ledakan Petasan di Pekalongan, 1 Remaja Tewas Usai Dirawat di RS

57 tahun lalu

Dramatis! Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi Kejar dan Temukan hingga Pekalongan

57 tahun lalu

17 Pemudik Telantar di Rest Area usai Paksa Turun dari Bus Mudik Gratis, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal