Status Gunung Slamet Naik Jadi Waspada, Ini Kata Pakar Geologi Unsoed

Ilma De Sabrini
Pakar geologi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Fadlin. (Foto: IST)

JAKARTA, iNews.id – Pakar geologi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Fadlin menilai peningkatan status Gunung Slamet dari normal menjadi waspada oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) wajar. Kenaikan status itu berdasarkan data aktivitas Gunung Slamet yang terekam pada 8 Agustus 2019 dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dari Direktorat Vulkanologi Indonesia tentang bencana letusan gunung berapi.

Menurut ahli vulkanologi, endapan mineral, dan geokimia ini, aktivitas Gunung Slamet sebagai respons dari aktifnya pergerakan lempeng di selatan Pulau Jawa. Hal tersebut lumrah. “Sebaliknya kalau tidak ada respons dari gunung api aktif di utara dari batas lempeng itu, malah perlu dipertanyakan,” kata anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) itu dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id di Jakarta, Minggu (11/8/2019).

Menurut Fadlin, berdasarkan data-data geologi Gunung Slamet dan hasil studi Fakultas Teknik Geologi Unsoed, juga hasil penelitian para ahli geologi gunung api, komposisi geokimia magma Gunung Slamet yang terefleksi pada produknya berupa batuan gunung api masih bersifat basaltic. Artinya, kalaupun Gunung Slamet erupsi, tidak akan begitu berbahaya.

”Karakter letusan yang akan dihasilkan maksimal di level strombolian, atau seperti percikan kembang api dengan jangkauan radius aman 1 kilometer,” ujarnya.

Secara ekstrem, kata Fadlin, kejadian tersebut bisa menjadi momen untuk berwisata atau geowisata gunungapi. Tentunya pada radius aman lebih dari 1 km.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Siang Ini, Kolom Abu Tebal Capai Ketinggian 800 Meter

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Muntahkan Abu Vulkanik 1.000 Meter, Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Gunung Ibu Erupsi, Kolom Abu Tebal Capai 500 Meter di Atas Puncak

57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Muntahkan Kolom Abu Tebal Setinggi 1.000 Meter

57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai Ketinggian 600 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal