YOGYAKARTA, iNews.id - Gubernur Daerah Istimewa YogyakartaSri Sultan Hamengu Buwono X hingga kini belum mengambil keputusan untuk membatasi transportasi di wilayahnya. Sri Sultan menegaskan, Yogyakarta sebelumnya sudah mengambil langkah osilasi mandiri tingkat desa.
"Sampai sekarang kami belum membatasi (transportasi) itu, tapi jauh sebelum Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dikeluarkan, kami sudah melakukan isolasi diri tingkat desa sudah 2 minggu," ujar Sri Sultan saat wawancara langsung dengan tim iNews TV, Selasa (7/4/2020).
Dia melanjutkan, selama dua minggu tersebut masyakarat di desa sudah mulai mendata para pemudik. Sehingga sejauh ini masyarakat dinilai mampu mengontrol tanpa adanya kebijakan PSBB. Saat ini juga, dia telah mengelurkan instruksi bagi pendatang soal isolas mandiri selama 14 hari.
"Pendatang bisa kita deteksi, pendatang harus isolasi sendiri diri rumahnya. Kalau dia kurang sehat untuk datang ke klinik atau puskesmas terdekat," ujarnya.
Sri Sulta juga menuturkan, Kementerian Kesehatan RI telah menunjuk 4 rumah sakit rujukan Covid-19. Namun, Pemda DIY menambah menjadi 25 rumah sakita.