Sragen Zona Merah Covid-19, Klaster Nakes RSUD Mendominasi

Agregasi Solopos
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (kanan). (Foto: iNews/Joko Piroso)

Selain itu ada juga beberapa pedagang Pasar Bunder Sragen yang terkonfirmasi positif tertular virus corona. Kendati begitu, pasar induk Kabupaten Sragen itu tidak ditutup seperti Pasar Gemolong.

“Kami lakukan sterilisasi pasar secara bertahap. Kalau ditutup seperti Pasar Gemolong, dampak ekonominya luar biasa. Sekarang banyak pembeli yang lari ke pasar sekitar seperti ke Boyolali (Pasar Kacangan). Sejak ditutup, Pasar Gemolong jadi lebih sepi. Jadi itu yang membuat kami tidak menutup Pasar Bunder walau ada pedagang yang positif,” papar Bupati.

Dia memprediksi jumlah nakes yang terkonfirmasi positif corona bisa bertambah setelah mereka semua sudah menjalani swab.

“Setiap hari kami lakukan 100 swab. Di Jawa Tengah, Sragen termasuk kabupaten yang setiap hari menggelar tes swab sesuai perintah presiden. Karena swab digelar terus, maka kemungkinan juga nambah terus,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Bupati Yuni: Sragen Zona Merah Covid-19, Klaster Nakes RSUD Mendominasi

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkelahian Maut di SMPN 2 Sumberlawang Sragen, 1 Siswa Tewas

57 tahun lalu

Wanita Muda Ditemukan Tewas di Parit Persawahan Sragen

57 tahun lalu

Pemudik Panik! Tertinggal Bus Rombongan di Rest Area Tol Sragen

57 tahun lalu

Bus PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Sragen, Penumpang Panik

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal