‘Dia ngabari saya kalau setiap hari cesar 10-12 orang pasien setiap hari,” katanya. Dua menyebut anak-anak Mueen dan anak-anaknya akrab dan terkadang berkomunikasi melalui WhatsApp dan Instagram.
Dalam keseharian, dr Mueen selalu di rumah sakit dan berhari-hari tidak pulang. Sedangkan sebelum peristiwa terjadi, dr Mueen pada hari Sabtu menengok rumah yang ditinggali orangtuanya.
Sebab saat itu, di rumah tidak ada listrik,tidak ada air, dan makanan. Ketika hari minggu, rumah tersebut terkena bom. Sementara itu, keluarga dr Mueen berada di Rafa dan dalam kondisi sehat.