Sengketa Lahan Bangunan Proyek RS, Warga Semarang Polisikan Jaringan Mafia Tanah

Kristadi
Mirzam Adli selaku kuasa hukum Ikhwan Ubaidilah dan ahli waris almarhum Roemi Binti Kardiman menunjukkan bukti keabsahan kepemilikan tanah. (Ist)

Mirzam Adli selaku kuasa hukum Ikhwan Ubaidilah dan ahli waris almarhum Roemi Binti Kardiman mengatakan, Unimus telah salah membeli tanah itu yang diduga dari jaringan mafia tanah (Rokan CS). 

Pihaknya telah melakukan penelusuran dari tingkat kelurahan, BPN Kota Semarang hingga Dinas Tata Ruang, diperoleh hasil bidang tanah yang tercatat dalam Buku C Desa Nomor 166 Persil 10 KLAS D.III tersebut resmi masih atas nama ahli waris Roemi Binti Kardiman. 

“Jadi jual beli tanah antara H Ikhwan Ubaidilah dengan enam orang ahli waris Roemi Binti Kardiman adalah sah,” kata Mirzam dalam keterangannya, Minggu (30/10/2022).

Dia menjelaskan, pada tahun 1975-1985 tanah digarap oleh ponakan ahli waris bernama Samian. Tahun 1985 tanah disewakan untuk tempat pemakaman hingga tahun 2015 (lewat marketing saudara Ngarjono Bin H Muslim yang merupakan kakak dari saudara Rokan)

“Selepas tahun 2015 kontrak berakhir karena tempat tersebut tidak lagi diperbolehkan sebagai tempat pemakaman, dan akan digunakan sebagai tempat pembangunan,” katanya. 

Dia menegaskan, pada tahun 2015 Rokan Cs kontrak tanah tersebut tidak dikembalikan kepada ahli waris Roemi Binti Kardiman, hingga timbul dugaan pembuatan sertifikat abal-abal dan penyerobotan lahan. 

Sementara, Rektor Unimus Prof Masrukhi saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan, telah menerjunkan tim terkait masalah ini. Rektor juga mengatakan bahwa tanah yang kini di atasnya berdiri bangunan rumah sakit adalah sah dan resmi serta tidak ada sengketa dengan pihak mana pun.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pelajar SMA Pemalang Hilang saat Latihan Dayung hingga Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Pecatan Polisi Jadi Penipu di Grobogan, Bawa Kabur Mobil Warga Modus Bukti Transfer Palsu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal