"Selain untuk menjaga supaya tidak terjadi klaster baru, penerapan protokol kesehatan yang ketat ini juga penting agar masyarakat yang berkatifitas juga bisa nyaman. Sehingga menegakkan protokol kesehatan dengan berbagi inovasi, seperti pemantauan lewat CCTV, mengingatkan lewat pengeras suara, serta menyediakan mobil jeep untuk berkeliling di Semarang Zoo, menjadi salah satu upaya penting," katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari mengatakan, protokol kesehatan yang ketat tak hanya diterapkan di objek wisata milik pemerintah saja. Indriyasari mengatakan telah melayangkan surat edaran kepada seluruh asosiasi pariwisata dan perhotelan. "Setiap tamu yang datang wajib mengisi aplikasi agar memudahkan pemantauan dan tracing bila terjadi hal yang tak diinginkan", katanya.
Sementara, Direktur Semarang Zoo, Awwaludin mengatakan, dibukanya wahana Semarang Zoo Adventure, yang menyediakan mobil off road bagi pengunjung untuk berkeliling, merupakan salah satu opsi paket wisata yang didorong saat ini.
"Sesuai dengan arahan bapak wali kota, kami terus berupaya untuk menawarkan paket wisata yang tidak menimbulkan kerumunan pengunjung, salah satunya dengan Semarang Zoo Adventure ini," ujarnya.