Sementara, polisi memastikan pria malang tersebut meninggal akibat penyakit epilepsi atau ayan yang diderita korban.
“Saat kambuh, korban berada di saluran irigasi hingga akhirnya tewas karena gagal napas akibat paru-parunya dipenuhi air,” kata Kapolres Batang, AKBP M Irwan Susanto.
“Atas permintaan pihak keluarga, korban akhirnya diserahkan oleh petugas kepolisian untuk selanjutnya dimakamkan,” katanya.