Sejarah Kabupaten Sragen, Terbentuk saat Pangeran Mangkubumi Perang Lawan Tentara Belanda

Anissa Puspa Kirana
Jembatan barong, salah satu sudut wilayah Kabupaten Sragen. (foto IG @wisatasragen)

Dalam perjalanannya perang dengan para pasukannya, ia melewati berbagai desa, salah satunya adalah Desa Pandak, Karangnongko, masuk wilayah Sukowati. 

Di desa inilah Pangeran Mangkubumi membentuk pusat Pemerintahan Projo Sukowati. Ia juga meresmikan namanya menjadi Pangeran Sukowati dan mengangkat beberapa pejabat pemerintahan. 

Secara geografis wilayah tersebut terletak di tepi jalan lintas para tentara kompeni, dan dianggap kurang aman. Akhirnya pada tahun 1746 pusat pemerintahan dipindahkan ke Desa Gebang. 

Sejak saat itulah Pangeran Sukowati memperluas daerah kekuasaannya meliputi Desa Jati, Pakis, Krikilan, Celep, Prampalan, Mojoroto, Grompol, Kaliwuluh, Jurangjero, Jumbleng, Lajersari, dan beberapa desa lainnya. 

Dengan daerah kekuasaan yang makin meluas dan juga jumlah pasukan yang semakin banyak, ia selalu menggencarkan untuk melakukan perlawanan dengan kompeni Belanda. Dalam perlawanannya ia juga dibantu oleh saudaranya yakni Raden Mas Said. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Selokan Pinggir Jalan Arteri Weleri Kendal

57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

57 tahun lalu

2 Remaja Hilang Terseret Ombak di Pantai Menganti Cilacap, 1 Orang Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal