Satu Keluarga di Sragen Meninggal, Polisi: Itu Bukan Hajatan Besar

Joko Piroso
Ilustrasi pemakaman pasien Covid-19 (Foto: iNews/Edi Catur Purwanto)

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen, Hargiyanto membenarkan tiga orang meninggal dunia di Desa Wonorejo, Kecamatan Kalijambe akibat Covid-19. Pihaknya telah melakukan tracing terhadap kontak erat guna melacak kemungkinan penyebarannya.

“Kami menduga awalnya dari pengantin di kasus pertama,” kata Hargiyanto, Kamis (12/11/2020).

Tercatat jumlah tracing kontak erat jumlahnya mencapai 113 orang. Namun ia masih enggan untuk menyampaikan mengenai perkembangan hasilnya. Hasil tracing mulai keluar dan kini masih proses verifikasi.

Perlu diketahui, acara ijab kabul digelar 24 Oktober lalu. Pengantin perempuan, LD (28) meninggal dunia pada Kamis (5/11/2020) lalu. Sehari kemudian, S (57) ibunya meninggal dunia. Kemudian Senin (9/11/2020) kemarin, SD (60) ayah LD giliran meninggal dunia.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gara-Gara Sound Horeg, Ratusan Tawon Vespa Mengamuk Serang Hajatan di Lampung

57 tahun lalu

Rumah Tempat Hajatan Pernikahan di Jember Terbakar, Api Diduga akibat Kebocoran Gas

57 tahun lalu

Perkelahian Maut di SMPN 2 Sumberlawang Sragen, 1 Siswa Tewas

57 tahun lalu

Preman Penganiaya Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Ditangkap, Begini Tampangnya

57 tahun lalu

Tragedi Pesta Nikah di Purwakarta, Tuan Rumah Tewas Dianiaya Preman gegara Miras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal