Sate Kelinci Pekalongan, Lezatnya Diyakini Tingkatkan Kesuburan dan Vitalitas

Suryono Sukarno
Sate kelinci khas Pekalongan yang diyakini meningkatkan kesuburan dan vitalitas. Foto: iNews/Suryono Sukarno.

“Ada juga sebagian yang mengonsumsi karena untuk menambah kesuburan. Harapannya mudah diberi keturunan,” kata Harfian, salah satu pembeli. 

Satu porsi sate dan tongseng kelinci, dibanderol  Rp45.000. Jika plus nasi dan minuman menjadi Rp55.000. Konsumen yang datang, biasanya dari sekitar Pekalongan, Batang, Pemalang dan Tegal. Bahkan ada juga dari luar kota, seperti Semarang, Jakarta dan Bandung. 

Kuliner ini bisa dinikmati dalam cuaca dan suasana kapan saja. Daging yang mengandung protein tinggi, cocok menjadi pilihan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19  yang harus terus menjaga stamina. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Misteri Kematian Warga Boyolali usai Makan Sate Kiriman, Makam Dibongkar Polisi

57 tahun lalu

Sadis! Ibu di Pekalongan Dianiaya Anak Kandung hingga Tewas

57 tahun lalu

May Day, Buruh Pekalongan Gelar Apel dan Doa Bersama di Monumen Juang

57 tahun lalu

3 Korban Ledakan Petasan di Pekalongan, 1 Remaja Tewas Usai Dirawat di RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal