Santri Kaliwungu Kumandangkan Lagu Ya Lal Wathan di Upacara HUT RI

Eddie Prayitno
Suasana pengibaran Merah Putih saat upacara HUT ke-73 RI di halaman parkir Masjid Al Mutaqin, Kaliwungu, Kendal. (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id – Daerah Kaliwungu di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng), terkenal akan sebutan Kota Santri. Di sini sedikitnya, ada hampir 40-an pondok pesantren (ponpes), yang letaknya berbatasan dengan Kota Semarang. Santri di sini juga ingin mengabdikan kerja nyata dan berpartisipasi menyemarakkan HUT kemerdekaan ke-73 RI.

Seperti yang dilakukan santri Ponpes Apik Kaliwungu. Mereka menggelar upacara bendera memperingati HUT ke-73 RI di halaman Masjid Al Mutaqin, Jumat (17/8/2018). Berbeda dengan upacara pada umumnya, selain menyanyikan lagu kebangsaan, juga diisi dengan mengumandangkan lagu Ya Lal Wathan oleh seluruh santri. Selain itu, mereka juga mengenakan pakaian santri, yakni sarung dan peci.

“Santri harus memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme serta ikut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa. Seperti kata Bung Karno, perjuangan untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan lebih berat,” kata Pembina Upacara Muhammad Syamsul Arifin.


Sementara itu, putra pengasuh Ponpes Apik Kaliwungu Agus R Mas Muhammad Sanaya Sholahuddin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap Hari Kemerdekaan. “Ini sekaligus wujud syukur dan kecintaan kami pada Tanah Air yang menjadi salah satu ajaran dalam islam,” ujarnya.

Seusai upacara, acara dilanjutkan dengan pembuatan koreografi  untuk menunjukkan kalangan santri memiliki rasa cinta pada Tanah Air dan siap untuk berpartisipasi dalam usaha membangun Indonesia menuju bangsa yang maju, makmur dan sejahtera.

Selanjutnya, ratusan santri berbaris membentuk tulisan Ponpes APIK dan membentuk gambar bendera Merah Putih.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

57 tahun lalu

2 Remaja Hilang Terseret Ombak di Pantai Menganti Cilacap, 1 Orang Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal