Namun, dia tidak mengetahui informasi terkait penangkap SA oleh tim Densus 88. Ridho mengaku nyaris tidak pernah berinteraksi langsung dengan SA.
“Angkatannya per kelas sekitar 30-40 orang. Kalau mengajarnya sudah lama,” ucapnya.
Penelusuran MNC Portal Indonesia, SA ini berkuliah di Teknik Mesin salah satu universitas negeri terkemuka di Semarang. SA juga sedang mengambil S3 alias doktoral. Pekerjaan lainnya, lelaki kelahiran Boyolali 9 Maret 1970 itu juga merupakan konselor.
Selain menangkap SA, Tim Densus juga menggeledah rumahnya dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya laptop, majalah hingga beberapa catatan tulisan tangan.