WONOGIRI, iNews.id - Bencana banjir bandang di Desa Sawit, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng) menyisakan kepedihan mendalam bagi Waginem (60). Dia dan satu anaknya tidak mempunyai tempat tinggal lagi, lantaran rumah beserta isinya telah lenyap terbawa derasnya arus sungai dekat rumahnya.
Waginem kebingungan harus berbuat apa, bahkan sering terlihat melamun. Tidak ada lagi yang mereka miliki, selain pakaian yang menempel di badan. Saat tim iNews menemui di lokasi pengungsian di Desa Sawit, perempuan ini hanya bisa merenungi nasibnya. Beruntung Dia dan anaknya berhasil menyelamatkan diri saat banjir mulai meninggi.
“Rumah ibu sudah enggak ada, nggak tahu harus tinggal dimana. Suami saya dan anak-anak saya merantau ke Jakarta, disini satu buat jaga saya,” ujar Waginem, Minggu, 4 Desember 2017.
Banjir akibat luapan Sungai Jati di Kecamatan Giritontro, mengakibatkan 32 rumah tergenang, lima rumah roboh, dan dua rumah warga termasuk milik waginem, lenyap terbawa arus banjir. Selain Desa Sawit, bencan banjir di Kecamatan Giritontro juga menimpa 77 rumah warga di Dusun Punung, Desa Jatirejo.
Sementara itu hingga minggu malam, sedikitnya 126 warga di Desa Sawit dan Jatirejo, masih menempati pos-pos pengungsian yang disediakan pemerintah setempat. Bantuan logistik untuk para korban banjir telah didistribusikan ke lokasi-lokasi pengungsian.