“Kelima pasien tersebut sebelumnya melaksanakan ibadah umrah. Saat kembali mereka sempat transit di Malaysia,” ucapnya.
Mereka masuk dan menjalani perawatan di rumah sakit setelah dirujuk oleh puskesmas. Para pasien ini semuanya lansia dan mengeluhkan sesak nafas. Mereka terdiri dari dua perempuan dan tiga laki-laki. Satu yang menjalani rawat jalan adalah laki-laki.
Baning meminta masyarakat tidak perlu resah dengan adanya penyakit ini. Pemerintah terus melakukan upaya pencegahan dan perawatan bagi pasien yang positif.
Setidaknya ada empat tahapan dalam penanganan pasien terkait korona. Pertama orang dalam pemantauan (ODP), yakni orang yang mengalami batuk pilek dan pernah mengunjungi negara yang terjangkit. Kemudian pasien dalam pengawasan (PDP), yakni orang yang masih dalam pemantauan tetapi sudah mengalami gejala penemonia dan bukti rontgen foto.
Tahap ketiga, pasien dalam pengawasan diambil spesimentnya dan dikirim ke litbangkes, jika hasilnya korona, baik korona yang lain apakah itu H4N1 atau korona lainnya disebut pasien probable, pasien yang positif Covid-19 disebut pasien confirm.
“RSUD Wates telah menyiapkan empat kamar isolasi, untuk penanganan,” katanya.