Meski Ganjar jengkel karena acara peresmiannya diganggu aksi demo, dia tetap berjanji akan membantu membuka akses jalan utama tersebut.
Flyover Ganefo Mranggen dibangun pemerintah untuk mengurangi kemacetan lalulintas dan angka kecelakaan di perlintasan kereta.
Namun proyek flyover dinilai justru menutup akses utama warga Desa Kebangarum dan Kalianyar, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
“Biasanya akses keluar-masuk desa, warga cukup menyeberang di perlintasan kereta. Setelah ada bangunan flyover jalan itu ditutup, warga harus memutar sejauh 1,5 kilometer,” kata Busro.
Dia mengatakan, penutupan perlintasan kereta juga mengakibatkan meruginya para pedagang dan UMKM setempat.