“Kalau berhasil, ini jadi inspirasi, politik ini kan tidak boleh dilihat semacam pengabdian. Karena, cara memperoleh jabatan dengan segala cara apalagi korupsi itu tidak benar, dan kita ingin mengubah itu, kami sangat bersyukur, relawan dengan inisiatif menggelar ’Gasebu’ ini,” jelas Menteri ESDM periode 2014-2016 ini.
Lebih lanjut, Pak Dirman mengungkapkan bahwa hasil “Gasebu” adalah untuk biaya kampanye Pilgub hingga 27 Juni 2018 mendatang. “Intinya, kita ingin mengetuk kesukarelaan warga, hasil dari Gasebu ini dirapikan, dicatat dan dilaporkan ke KPU dan ini digunakan untuk berbagai keperluan kampanye politik,” kata Pak Dirman.
Sementara, perwakilan jaringan relawan Jateng Zumroni mengungkapkan bahwa seluruh jaringan relawan telah membulatkan tekad, dengan ikhlas, dan sepenuh hati, untuk berjuang, memenangkan Pak Dirman dan Mbak Ida, dalam Pilgub 2018 demi terwujudnya Jateng mukti tanpa korupsi.
“Para relawan mengedepankan etika dalam berpolitik dengan menjadikan Pilgub, sebagai sarana merajut persatuan, pendidikan politik, rakyat demi kemajuan Jateng,” kata Zumroni saat membacakan ikrar relawan Jateng untuk Dirman-Ida.
”Kami juga taat terhadap aturan, menghindari kampanye hitam, fitnah dan provokasi, kemenangan Pak Dirman dan Mbak Ida, adalah kemenangan rakyat Jateng,” sambung dia.