Rektor Unnes Kukuhkan 5 Guru Besar Baru, Ini Daftarnya

Ahmad Antoni
Rektor Unnes bersama lima guru besar yang baru berfoto bersama usai pengukuhan. (Ist)

“Bertambahnya profesor akan membuat fondasi akademik kita semakin kukuh sehingga bisa terus menorehkan prestasi yang menjulang tinggi,” katanya.

Menurutnya, transformasi PTNBH akan membawa perubahan besar baik secara akademik maupun nonakademik. Dengan otonomi yang dimiliki, Unnes akan menjadi lebih leluasa mengembangkan diri sesuai dengan tantangan zaman. Itu artinya, seluruh potensi yang kita miliki akan kita kembangkan sehingga memberi kontribusi terhadap kemajuan universitas. 

Namun demikian, Prof Martono juga mengingatkan bahwa core business Unnes adalah pendidikan. Tugas utama Unnes adalah mencerdaskan anak bangsa, melahirkan talenta-talenta baru yang berkarakter dan berdaya guna. Dalam posisi itulah, peran profesor sangat penting. 

“Para profesor bukan hanya bertugas melaksanakan penelitian dan publikasi tetapi juga harus terus membimbing mahasiswa. Jangan sampai di tengah kemajuan dan prestasi kelembagaan yang kita raih, ada mahasiswa yang merasa kecewa karena tidak mendapat layanan yang semestinya,” tegasnya.

Dalam pengembangan universitas ke depan, Prof Martono menekankan peran profesor akan semakin fokus pada bidang  akademik. Peran profesor akan lebih banyak berbasis program studi, laboratorium, dan rumpun keilmuan. 

“Profesor akan menjadi adalah penjaga gawang yang bukan saja menjaga kualitas akademik tetapi juga mengakselerasi pencapaiannya. Saya yakin lima profesor yang hari ini dikukuhkan memiliki kompetensi yang sangat cukup untuk mengemban amanah tersebut,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum Guru Besar Unpad Diduga Lecehkan Mahasiswa Asing, Ini Respons Rektor

57 tahun lalu

Guru Besar UIN Palopo Dilaporkan ke Polisi, Diduga Lecehkan Mahasiswi

57 tahun lalu

Pesan Zainal Arifin Mochtar ke Pelaku Teror: Jangan Jualan Polisi untuk Nakutin Orang

57 tahun lalu

Terungkap! Peneror Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar Mengaku Polisi, Ini Ancamannya

57 tahun lalu

Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar Diteror Lewat Telepon, Diancam Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal