Sebagian warga juga tidak hanya kehilangan rumah, tapi juga tempat usaha. Salah satunya, Roli (35), warga Desa Kadengan, Kecamatan Randublatung, yang kehilangan usaha penggergajian kayu. Sementara warga Dukuh Bungkru, Desa Kadengan, Kecamatan Randublatung, Suri (65), kehilangan rumah untuk usaha air karena rusak dan roboh.
Selain itu, Maryono (43), warga Dukuh Kaligawan, Desa Jeruk Kecamatan Randublatung, kehilangan kandang ayamnya karena roboh setelah diterjang puting beliung. Sanawi (34), warga RT 4 RW 3 Dukuh Ngasem, Desa Tanggel, Kecamatan Randublatung, juga menderita kerugian besar karena selain rumahnya rusak, kandang sapinya juga hancur.
Di Desa Tanggel, Kecamatan Randublatung, seorang warga luka-luka karena tertimpa reruntuhan bangunan yang rusak berat. Korban Karti (93), telah dibawa ke RSU Cepu.
Sementara Mustofa (52), warga RT 2 RW 2 Desa Tanggel Kecamatan Randublatung, yang juga luka-luka dibawa ke puskesmas. Rumah korban juga tidak bisa ditempati karena rusak parah.
Agus Wibowo mengatakan, Tim TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora telah datang ke lokasi terdampak mendata kerusakan. Petugas juga memotong pohon-pohon yang roboh dibantu petugas kepolisian dari Polres, Polsek, dan Koramil.
“Satpol PP, pemadam kebakaran, relawan PMI, serta pemangku wilayah dan warga setempat juga datang ke lokasi terdampak, tanpa mengalami kendala,” kata Agus.