Menurut dia, RMI-NU beranggota sebanyak 23.300 pesantren dengan lebih dari 4 juta santri, harus menjadi penggerak masyarakat. Pada Hari Santri ini, dia mengajak seluruh santri tetap menjaga dan mengisi dengan kegiatan-kegiatan positif, konstruktif, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan komitmen Presiden kepada para santri. Keberpihakan ini haruslah lekas diisi dengan percepatan di segala hal sehingga keberpihakan ini akan menjadi yang substansial bagi kemajuan dan berkembangnya pesantren,” katanya.
Pihaknya terus berharap sinergi pemerintah dan pesantren makin konkret dan sudah bersiap mengembangkan serta memajukan tata kelola pesantren. Pembenahan terus dilakukan untuk menguatkan unit-unit ekonomi pesantren bersama sumber daya manusianya.
Acara tersebut kemudian dilanjutkan dengan ikrar santri nusantara yang diikuti puluhan ribu santri. Ikrar tersebut untuk tetap setiap dan menjaga NKRI, UUD 1945, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika.