"Pihak UEA dibawah MBZ, Kemenag itu adalah supervisi. Pelaksanaannya secara sistem kami melakukan pergerakan secara independen," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah karyawan outsourcing Masjid Raya Sheikh Zayed Solo mengeluh jumlah gaji yang mereka terima. Pihak pengelola dinilai tidak membayarkan gaji secara utuh sesuai kesepakatan kerja.
Salah seorang karyawan yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengatakan, sesuai jadwal karyawan sudah mendapatkan gaji ke-3 mereka.
Gaji mereka terima setiap tanggal 1. Namun, sejak pembayaran pertama jumlah gaji yang diterima sering tidak sesuai.