Ganjar juga berharap bus Trans Jateng tersebut dapat menjadi percontohan kendaraan transportasi umum yang layak, bersih, dan murah.
Pramujasa Trans Solo-Sragen, Muhammad Arif Wibowo menuturkan, koridor 1 tersebut melintasi banyak sekolah. Bahkan halte yang tersedia ditempatkan di depan sekolah-sekolah.
“Banyak lewat sekolah. Haltenya juga di depan sekolah,” katanya.
Untuk pelayanan, selama pandemi pihaknya memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Seperti, tiap penumpang akan diperiksa suhu badannya dan selalu disediakan handsanitizer.
“Selain itu ada pembatasan penumpang di tiap bus,” ujarnya.