Prihatin Kasus Asusila, Gus Yusuf: Tolong Lihat Dulu Pesantrennya, Rekam Jejak Harus Jelas

Ahmad Antoni
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bidang Pendidikan dan Pesantren KH M Yusuf Chudlori. (foto: IST)

SEMARANG, iNews.id – Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bidang Pendidikan dan Pesantren KH M Yusuf Chudlori mengajak masyarakat untuk melihat rekam jejak sebuah lembaga pendidikan. Seperti pesantren saat akan menitipkan anak mereka.

“Tolong lihat dulu pesantrennya. Rekam jejaknya harus jelas. Ustaz-nya ini siapa, kiai ini siapa, lulusan mana? Sanad keilmuan ini menjadi penting, karena dari situlah, ada berkah yang akan memberikan ketenangan kepada santri, dan kita sebagai orang tua,” ujarnya, Senin (13/120.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Yusuf ini, kondisi sebuah pesantren dapat dilihat dan ditanyakan kepada masyarakat sekitar. “Ini Insya Allah menjadi perhatian masyarakat agar tidak sembarangan menitipkan anak, katanya pesantren, rumah tahfidz, atau boarding school, atau apapun agar lebih berhati-hati,” kata dia.

Gus Yusuf mengatakan, hari-hari ini semua sedang dikejutkan oleh suatu peristiwa yang membuat banyak pihak prihatin, marah, dan juga campur aduk. Ini setelah mendengar puluhan santri menjadi korban asusila oleh salah satu ustaz di Bandung atau kiai yang betul-betul bejat perilakunya.

“Masalah ini sudah ditangani aparat penegak hukum, dan kita berharap pelakunya dihukum seberat-beratnya. Dan santri, sebagai korban, mendapatkan penanganan, pasca peristiwa ini, agar bisa kembali normal secara psikis dalam belajar,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejarah Pondok Pesantren Lirboyo dan Sosok KH Abdul Karim yang Lahirkan Ulama Besar

57 tahun lalu

Hari Santri 2025, Menag Ungkap Pemerintah Siapkan Eselon 1 Khusus Tangani Pesantren

57 tahun lalu

Hari Santri 2025, Menag Nasaruddin: Pesantren Motor Peradaban Dunia

57 tahun lalu

Profil Farida Faricha, Politisi Muda PKB asal Grobogan Dilantik jadi Wamenkop

57 tahun lalu

Profil Alamuddin Dimyati Rois, Anggota DPR 3 Periode Meninggal usai Kecelakaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal