PPKM Darurat, Mal Terbesar di Tegal Merugi Ratusan Juta Rupiah dan Karyawan Terancam PHK

Yunibar
Patroli aparat gabungan di sebuat pusat perbelanjaan di Kota Tegal, Minggu (4/7/2021). (iNews/Yunibar)

Dari sekitar 150 karyawan, kini hanya tersisa 75 karyawan yang masih bekerja. Mereka pun terancam dirumahkan kembali jika kondisi seperti saat ini terus terjadi hingga dua puluh hari ke depan.

Apalagi biaya operasional mal cukup besar dan tidak ada pemotongan pajak. Pengusaha hanya mendapat penundaan kredit dan pemotongan pajak pada tahun pertama pandemi.

“Kita mengikuti aturan yang ditentukan oleh pemerintah kota maupun pemerintah pusat. Kami akan kami terapkan walaupun kondisi kami memang cukup memprihatinkan,” kata Alexander.

“Kalau nggak tutup saja kita sudah susah apalagi disuruh tutup. Rita Mall selama ini menjalankan prokes dengan disiplin, tetapi mal sering jadi sorotan. Jadi ini sangat memprihatinkan,” katanya.

Para pengusaha berharap pemerintah memberikan solusi dan bantuan setidaknya untuk mengurangi beban operasional mal.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Razia PPKM Darurat, Forkompinda Kota Tegal Tutup Paksa Gerai Non Esensial

57 tahun lalu

Nekat Beroperasi, 4 Mal di Kota Tegal Ditutup Paksa

57 tahun lalu

14 Pasar Tradisional di Kota Tegal Ditutup, Sejumlah Pedagang Nekat Berjualan

57 tahun lalu

Belasan Warga Terpapar Covid-19, Satu RT di Kota Tegal Terapkan Micro Lockdown

57 tahun lalu

Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Tegal, 3 Mobil Damkar Dikerahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal