GROBOGAN, iNews.id - Warga Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharo, Kabupaten Grobogan mengeruk sendang memperdalam sumber air di Sendangsari. Sendang yang dulu tak pernah mengalami kekeringan ini kini terasa mulai berkurang suplai air dari sumber.
Bahkan, masyarakat melakukan pengerukan dengan cara manual atau memakai alat seadanya. Hal ini dilakukan lantaran sumber air bersih dari sendang sudah mengecil dan tak bisa memenuhi kebutuhan air bersih warga secara normal.
“Kami juga melakukan pengerukan sebisanya untuk memperdalam sendang dengan harapan bisa memperbesar sumber air. Padahal Sendangsari ini dipakai buat kebutuhan air konsumsi dan air bersih rumah tangga. Tapi sekarang mengering jadi hanya bisa dilakukan pengambilan air secara bergiliran,” kata Suparman (52), Selasa (15/8).
Tak hanya dirasakan di Kecamatan Tanggunghajo dan Kecamatan Kedungjati, setidaknya ada 12 Kecamatan di Kabupaten Grobogan yang mengalami kekeringan. Warga membutuhkan air bersih selain dipakai buat konsumsi juga dipakai buat kebutuhan rumah tangga.
Seperti yang dirasakan oleh Yanto, warga Kedungjati di kawasan pedalaman hutan, dirinya mengaku kesulitan air bersih lantaran hidup di tengah hutan belantara. Jika musim hujan tiba ia mengandalkan air dari sumber sumur dan air sungai.