Potret Warga Bertaruh Nyawa Seberangi Jembatan Darurat di Sungai Perbatasan Demak-Kudus

Sukmawijaya
Warga harus ekstra hati-hati saat melintasi jembatan di atas Sungai Wulan, perbatasan Demak-Kudus. (Sukmawijaya)

Warga berharap segera dibangunkan jembatan permanen, namun belum ada respons dari pemerintah. Seperti halnya jalan tol, warga tidak keberatan harus membayar uang senilai Rp2.000 untuk mengakses jembatan pulang-pergi.

Jembatan Sentro-Dungwaru merupakan jembatan musiman yang dikaryakan beberapa warga secara mandiri. Saat musim kemarau, jembatan itu dibangun untuk akses jalan. Namun setelah 6 bulan musim hujan warga hanya bisa menyeberangi sungai dengan perahu besar.

“Jembatan ini berada di bibir Sungai Wulan saat musim hujan jembatan pun dibongkar karena sering tergenang air sungai,” kata Harjo Sukron, perangkat Desa Kedungwaru Lor.

Saat debit sungai meninggi, bahkan beberapa ruas jalan menuju jembatan tergenang air. Untuk menyeberang sungai, warga harus menumpang perahu dan memarkirkan motornya di ujung tanggul sungai. 

“Saat melintas harus mengantre siapa dulu yang sudah melintas, pengendara lain harus sabar menunggu,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswa Pendaki Puncak Argopiloso Jatuh ke Jurang, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

Geger! Mayat Pria asal Demak Ditemukan dalam Hutan Darupono Kendal

57 tahun lalu

Pilu! Bocah Hilang Korban Banjir Demak Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Dahsyatnya Banjir Bandang di Demak, 12 Rumah Hanyut dan 400 Jiwa Terpaksa Mengungsi

57 tahun lalu

Banjir Demak Meluas! 2.839 Warga Mengungsi hingga Akses Jalan Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal