Polisi Virtual untuk Lindungi Masyarakat dari Hoaks dan Ujaran Kebencian

Rakhmatulloh
ilustrasi media sosial. (dok)

Di sisi lain, Direktur Riset SUDRA ini menilai, polisi virtual sebagai upaya nyata perlindungan bagi tiap individu atau masyarakat yang selama ini terlibat adu saling melapor terkait UU ITE.
 
"Realitas hari ini kita dihadapkan pada kemajuan teknologi digital yang begitu masif, sehingga banyak masyarakat dirugikan oleh aktivitas digital yang merusak kondusifitas diruang digital, masyarakat banyak saling adu, saling lapor. Polisi virtual sebagai solusi jalan keluar," ujarnya.

Dalam hal ini, lanjut dia, masyarakat sipil mengapresiasi terobosan Polri yang Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan (Presisi) era digital ala Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

"Realitas hari ini sebagai tantangan internal dan eksternal terkait dengan peningkatan pelayanan publik, dan Polri sebagai lembaga publik yang mandiri dan profesional, setara dengan tingkat kehidupan masyarakat dalam rangka menerapkan perubahan teknologi kepolisian modern di Era Police 4.0," ujarnya.
 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mutasi Polri, Ini Daftar Lengkap 9 Kapolda Baru dari Jabar hingga Kalbar

57 tahun lalu

Sosok Irjen Kalingga Rendra Raharja, Diberi Amanah Baru Jadi Kapolda NTB

57 tahun lalu

Promosi Bintang Dua, Brigjen Arif Budiman Ditunjuk Jadi Kapolda Maluku Utara

57 tahun lalu

Profil Irjen Alberd Teddy Sianipar, Lulusan Terbaik Akpol 1994 Kini Jadi Kapolda Kalbar

57 tahun lalu

Profil Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy, Jenderal Intelijen Seangkatan Kapolri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal