Polda Jateng Sebut Penyerangan Acara Doa di Solo Aksi Premanisme

Ahmad Antoni
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna memberikan keterangan pers di Mapolda Jateng, Selasa (11/8/2020). (Foto: iNews/Ahmad Antoni)

SEMARANG, iNews.id - Kepolisian daerah (Polda) Jawa Tengah menilai kelompok warga yang menyerang acara doa jelang pernikahan (Midodareni) di kawasan Mertodranan, Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (8/8/2020) sore, merupakan aksi premanisme. Polda Jateng dibackup Mabes Polri mengambil langkah tegas untuk mengusut kasus penyerangan tersebut.

“Kita dari Polda Jateng didukung Mabes Polri khususnya Bareskrim sudah mengambil langkah-langkah hukum," ucap Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna di Mapolda Jateng, Selasa (11/8/2020).

"Kita tidak pandang bulu kepada siapapun yang melakukan, ini sudah premanisme karena sudah melakukan pengeroyokan hingga penganiayaan,” katanya lagi.

Iskandar menyampaikan, hingga saat ini pihaknya telah menangkap tiga orang pelaku penyerangan. Dua di antaranya telah memenuhi unsur pidana.

“Kita sudah melakukan penangkapan terhadap tiga orang yang diduga pelaku, dua orang sudah memenuhi unsur pidana dan ini akan kita proses hukum,” ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Granat Nanas Ditemukan di Kebun Jagung Warga Tegal, Gegana Langsung Turun Tangan

57 tahun lalu

9 Remaja Diduga Serang Polisi di Eks MTQ Kendari Ditangkap

57 tahun lalu

Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban

57 tahun lalu

Gadis 18 Tahun Dibegal di Kendal, Pelaku Ancam Pakai Golok Rampas HP dan Uang

57 tahun lalu

105 Pelaku Begal Ditangkap, Polda Jateng: Tembak di Tembak jika Melawan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal