PLTS Atap Makin Diminati Rumah Tangga di Indonesia, Ini Penyebabnya

Bima Setiyadi
Seorang teknisi mengecek panel surya atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya di atap Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin (30/8/2021). (Foto: iNews.id/Irfan Ma"ruf).

Listrik yang umumnya dipakai oleh masyarakat Indonesia saat ini berasal dari pembangkit tenaga listrik yang menggunakan bahan bakar fosil. Kelemahannya, proses pembakaran menghasilkan gas rumah kaca sehingga menambah konsentrasi gas rumah kaca di bumi yang memicu peningkatan suhu bumi dan pemanasan global.

Hal ini pula yang meningkatkan kepedulian untuk beralih dari bahan bakar yang tidak ramah lingkungan ke yang ramah lingkungan. Pemanfaatan tenaga panas matahari bisa dijadikan pilihan, apalagi di tengah ancaman krisis energi.

Pemanfaatan energi matahari ini dilakukan dengan mengubah sinar matahari menjadi energi panas atau listrik untuk memenuhi kebutuhan energi manusia. Pemanfaatan tenaga surya dilakukan dengan mengubah sinar matahari secara langsung menjadi panas atau energi listrik.

Dua tipe dasar tenaga matahari, yakni sinar matahari dan photovoltaic atau tenaga matahari. Bahan dasar untuk menangkap sinar matahari dan mengubahnya menjadi energi ini mrupakan bahan semikonduktor. Umumnya yang digunakan bahan silikon berwarna hitam. 

Bahan dasar silikon ini dibuat menjadi lempengan dan dipasangi tiang agar bisa diarahkan langsung pada matahari. Silikon dapat merefleksikan matahari seperti kaca.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gawat! Peralatan Pemantau Gunung Semeru Dicuri, Pengawasan Aktivitas Vulkanis Terganggu

57 tahun lalu

Efisiensi Energi, Pemkab Lamongan Siapkan Skema WFA bagi ASN

57 tahun lalu

WNA China Pengeruk 774 Kg Emas RI Setara Rp1 Triliun Dibebaskan Pengadilan Tinggi Pontianak

57 tahun lalu

Mahasiswa UNY Kembangkan Sea Water Desalination, Ubah Air Laut Siap Minum

57 tahun lalu

Kasus Penimbunan Solar Subsidi di Brebes, Polda Jateng Dalami Keterlibatan PT ASS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal