PKM di Semarang Diperpanjang, Ini Alasan Wali Kota Hendrar Prihadi

Kristadi
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: iNews.id/BNPB)

SEMARANG, iNews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) jilid tiga. Keputusan perpanjangan PKM selama 14 hari ke depan karena ada lonjakan cukup tinggi kasus positif corona.

Wali Kota SemarangHendrar Prihadi mengatakan, alasan memperpanjang PKM karena melihat tingkat kedisipilinan masyarakat yang masih rendah dalam menjalankan protokol kesehatan.

Pertimbangan lain perpanjangan masa PKB itu setelah menerapkan pemeriksaan secara massal baik rapid tes maupun swab mendapatkan beberapa klaster baru di beberapa titik.

“Hari ini (kasus positif) mencapai 168 orang. Jadi ini tren yang sangat besar. Strategi PKM jilid 2 yang diterapkan test swab di beberapa titik dan hasilnya ditemukan klaster-klaster baru. Karena itu, tadi disepakati PKM akhirnya diperpanjang sampai jilid 3,” kata Hendrar Prihadi, Minggu (7/6/2020).

Pria yang akrab disapa Hendi itu mengatakan, dari awal pemberlakuan masa PKM dengan jumlah 52 positif Covid-19/hingga akhir masa pkm jilid 2 sudah ada 168 orang positif. Dengan jumlah peningkatan yang cukup besar tersebut, Kota Semarang masih dalam kategori zona merah.

Meski demikian, kata dia, dalam perpanjangan PKM jilid 3 ini dari tanggal 7-21 Juni, ada perubahan di unit informal serta tempat ibadah boleh buka dengan syarat pembatasan jemaah dan melakukan protokol kesehatan.

Sementara itu, dari data siagacorona.semarangkota.go.id, jumlah kasus positif Covid-19, Minggu (7/6/2020) sebanyak 198 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) 258 dan PDP 194. Sedangkan pasien positif yang dinyatakan sembuh 294 dan kasus kematian 54.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 hari lalu

Usulan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi Lapangan

4 hari lalu

Meriah! MPLS di SDN Purwoyoso 1 Semarang Undang Badut Sirkus meski Hanya Dapat 3 Siswa

17 hari lalu

Ledakan Mesin di Pabrik Herbal Semarang, 1 Pekerja Tewas 7 Luka Bakar

23 hari lalu

Viral Siswa SMP di Semarang Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Polisi Turun Tangan

27 hari lalu

Pelaku Curas Ngaku Intel Polisi di Semarang Ditangkap, 1 Masih Buron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal