“Pendekatan-pendekatan persuasif lebih diutamakan saya kira itu bagus, sehingga potensi-potensi dari SDM polri yang selama ini suddah cukup elegan, kalau di Jateng ada mas bhabin atau kemudian yang lantas itu bisa main dengan anak-anak tentu itu cara yang elegan,” ujar dia.
Ganjar yang beberapa waktu lalu juga menerima Dirlantas Polda Jateng, memaparkan tentang ETLE juga telah mengusulkan beberapa problem dari masyarakat yang harus dibenahi. Salah satunya terkait SIM dan pungli.
“Maka kemarin juga saya usulkan kelalulintasan biar lebih cepat, komplen masyarakat soal SIM, pungli di jalanan, saya kira semua sudah terangkum dan ini jadi harapan buat kita semua. Kita akan dukung,” ujarnya.
Terlepas dari itu, Ganjar menyampaikan sukacitanya atas pelantikan Kapolri baru dan berharap, Jenderal Sigit dapat memimpin reformasi besar-besaran di tubuh Polri.
“Mudah-mudahan jauh lebih baik dan terjadi reformasi besar di tubuh kepolisian, wabil khusus dalam pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, Rabu (27/1).Pangkat Listyo Sigit juga naik setingkat, dari komisaris jenderal menjadi jenderal. Pelantikan digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, pukul 09.30 WIB.
Pengangkatan Sigit sebagai Kapolri dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dengan demikian, Sigit resmi menjadi Kapolri menggantikan Idham Azis.