Sementara, Pelatih Persis Leonardo Medina menyatakan permintaan maafnya atas kekalahan yang diterima oleh Laskar Sambernyawa
“Saya hanya akan memberikan dua komentar. Pertama, saya ingin meminta maaf kepada seluruh pemain karena mereka mengikuti instruksi dari saya. Kedua, saya tidak menduga kita akan kebobolan 4 gol. Mungkin kita bisa mendapatkan hasil yang berbeda jika berhasil mencetak satu gol di waktu normal,” katanya dikutip dari laman resmi Persis.
Meski menelan kekalahan, Medina menunjukkan apresiasinya kepada seluruh penggawa, “seluruh pemain bermain dengan baik selama pertandingan. Kita berusaha untuk bermain dengan baik, namun ternyata waktu tidak cukup bagi kita,” ujar Medina.
Pergantian Ramadhan Sananta dengan Eky Taufiq pada awal babak kedua ditanggapi oleh Medina sebagai kebutuhan taktikal. Menurutnya ia memerlukan untuk bermain lebih turun dan menguasai permainan.
“Pergantian Sananta adalah kebutuhan taktikal. Kita harus lebih turun ke belakang untuk mengatur permainan dan mengambil risiko dengan mengganti Sananta,” ujarnya.