Permintaan Kolang-Kaling Meningkat, Petani di Pekalongan Kewalahan

Suryono Sukarno
Petani di Desa Pungangan, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan saat panen kolang-kaling. Foto: iNews/Suryono Sukarno.

Dengan demikian, petani lereng pegunungan wilayah selatan Kabupaten pekalongan ini meraih omzet Rp100.000 per hari. 

Casndoyo sudah memiliki pelanggan di pasar-pasar untuk suplai kolang-kaling, sehingga berapa pun pasokan selalu laris di pasaran. 

Dikatakannya, aktivitas sebagai petani kolang-kaling dilakukan sejak remaja. Dari profesi ini, dirinya mampu menghidupi keluarga. 

Setiap hari, dibutuhkan waktu sekitar 8 jam untuk memproduksi kolang-kaling. Mulai dari proses memetik, hingga merebusnya kemudian dikupas. 

Seiring menurunnya kasus Covid-19, para petani kolang-kaling berharap permintaan pasar terus meningkat. Sebab dua tahun sebelumnya sepi karena dampak pandemi. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini

57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Libur Panjang, Pantai Wonokerto Pekalongan Dipadati Ribuan Wisatawan

57 tahun lalu

Polisi Musnahkan Ribuan Petasan hingga Balon Udara Hasil Sitaan di Pekalongan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal