Turmar (56), pedagang hewan kurban asal Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Boyolali mengatakan, permintaan hewan kurban tahun ini ada peningkatan dibandingkan Idul Adha tahun sebelumnya. Sebanyak 13 ekor sapi sudah laku dijual.
“Harga ada kenaikan, tetapi tidak dirasakan oleh masyarakat karena untuk kebutuhan hewan kurban," kata Tumar.
Kepala Disnakan Kabupaten Boyolali Lusia Dyah Suciati menjelaskan, ketersediaan hewan ternak untuk kurban di Boyolali jelang Idul Adha, terutama sapi masih mencukupi. Bahkan, Disnakan setiap hari melayani SKKH beberapa titik atau sekitar 100 ekor untuk mengirimkan hewan ternak sapi ke luar kota.