Keriput kulit tangan dan wajahnya menunjukkan betapa banyak pengalaman hidup yang sudah dilakoninya. Sarikem memiliki delapan anak dari dua suaminya, yakni Sarbini dan Narto Dikromo, yang sudah meninggal.
Dengan suami pertama, Sarbini, memiliki empat orang anak. Sarikem sekarang tinggal di rumah anaknya yang keempat dari suami pertamanya. Sementara dengan suami Narto Dikromo memiliki empat orang anak juga.
Saat muda, Sarikem ulet, tekun, dan pekerja keras sebagai pedagang keliling. Dia biasa berdagang bumbu dapur, tempe, minyak, dan lain-lain. Kulakan dari Pasar Bunder Sragen dijual lagi ke Pasar Jatitengah, Pasar Pojok Sukodono, dan Pasar Ngijo Pengkol, Tanon, serta ke Pasar Gabugan, Tanon.
Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Kisah Mbah Sarikem Wanita Tertua Di Sragen, Usianya 1,1 Abad"