“Berlandaskan kepedulian dan kasih sayang, saya berharap kita semua sebagai Kawula Mangkunegara tetap memegang teguh nilai-nilai nenek moyang kita yaitu bahagia dengan tingkah lakunya, dewasa , mantap , dan bersahabat (fokus). Jadikan itu sebagai akar untuk tumbuh sesuai dengan perkembangan zaman,” katanya.
Ia pun berharap pemuda mengambil peran penting dalam pembelajaran budaya dan menjadi pilar Projo Mangkunegara selanjutnya.
“Oleh karena itu, teruslah memperdalam identitas budaya itu sendiri. Tantangan bagi raja dan negara ke depan adalah menjadi wadah budaya yang terus bergerak sejalan dengan perkembangan zaman,” kata KGPAA Mangkunegara X .
Sementara itu, Wali Kota SoloGibran Rakabuming Raka dalam kesempatan yang sama juga memperoleh gelar melalui tradisi filantropi yakni gelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH).
Usai jumenengan, sebagai bagian dari acara, juga digelar pawai budaya yang diikuti prajurit dan abdi dalem yang dinaikkan.
Sebelumnya, jumenengan juga pernah dilaksanakan oleh Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwono (PB) XIII ke-19 yang bertempat di Dalem Ageng Probosuyasa Kompleks Keraton Surakarta telah dilaksanakan pada tanggal 16 Februari.