Pergeseran Tanah Masuk Zona Bahaya, Warga Desa Sumber Diminta Pindah

Dwi Soewanto
Sebanyak 28 Kepala Keluarga (KK) yang menanggung sekitar 80 jiwa harus keluar dari rumah untuk menghindari bahaya. (Foto:iNews/Dwi Soewanto)

Hingga minggu pagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menginstruksikan semua warga di kawasan terdampak pergeseran tanah untuk mengungsi. Berdasarkan hasil penelitian Tim Dinas Pengelola Energi dan Sumber Daya Mineral (DPESDM) kawasan Dusun Galih sudah masuk zona bahaya. Wilayah tersebut berpotensi longsor jika hujan terus mengguyur.

"Sehingga (pergeseran tanah) membuat retakan-retakan tanah. Sudah disarankn dari ESDM kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan dan sangat berbahaya. Sehingga warga diminta mengikuti saran berpindah ke tempat yang sudah dipersiapkan," kata Camat Tirtomoyo Joko Susilo di lokasi rekahan tanah.

Sejauh ini sejumlah warga lanjut usia (lansia) mulai menempati posko pengungsian. Tempat biasa ditinggali dalam kondisi bahaya. Tercatat sebuah rumah yang terbuat dari papan ambruk dan sejumlah rumah permanen mengalami retak di bagian dinding akibat pergeseran tanah tersebut.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Cerita Nenek Tukang Parkir di Brebes Gagalkan Rampok Pecah Kaca Hendak Ambil Uang Rp3,6 Miliar

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Karanganyar Jateng, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Selokan Pinggir Jalan Arteri Weleri Kendal

57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal