Ida mengungkapkan, sampai saat ini masih ada 9 jutaan masyarakat yang percaya akan fitnah-fitnah yang ditujukan pada Jokowi. Bahkan pihak tertentu menyebarkan fitnah tersebut dari rumah ke rumah warga.
"Memang kebohongan atau fitnah yang dimunculkan terus menerus bisa saja membuat orang akhirnya percaya. Karena itu kaum perempuan NU tidak boleh kalah dengan emak-emak yang sebar fitnah. Ibu-ibu Muslimat, Fatayat punya jamaah pengajian. Jelaskan saja komitmen pak Jokowi, dan prestasinya pada jamaah pengajian yang ada,” ucapnya.
Dia mengingatkan, perempuan NU harus benar-benar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) saat Pemilu 2019. Termasuk mengajak seluruh anggota keluarga untuk memilih pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin.
"Ini agar pak Jokowi-kiai Ma'ruf benar-benar menang mutlak dalam Pemilu 2019 April nanti," tuturnya.
Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah KH M Yusuf Chudlori mengatakan, rakor ini menjadi ajang untuk menyatukan pandangan jelang pemilu.