Perajin Tempe di Batang Keluhkan Tingginya Harga Kedelai, Pemerintah Siapkan Bantuan

Suryono Sukarno
Perajin tempe di Kabupaten Batang mengeluhkan naiknya harga kedelai. Foto: iNews TV/Suryono Sukarno.

BATANG, iNews.id - Para perajin tempe di Kabupaten Batang masih mengeluhkan harga kedelai yang cukup tinggi di pasaran. Kenaikan harga membuat perajin mengurangi ukuran tempe meskipun menuai protes dari konsumen.

Salah satu perajin tempe di Proyonanggan, Kabupaten Batang, Priyatno mengungkapkan, kenaikan kedelai berdampak terhadap menurunnya pendapatan.

“Kalau dulu bisa beli kedelai Rp7.000 sampai Rp8.000, sekarang sudah sampai Rp14.000 per kilogram. Tapi kalau hari ini beli kedelai lagi, belum tentu harganya sama, bisa jadi lebih mahal,” kata Priyatno, Selasa (15/11/2022). 

Ia berharap harga kedelai kembali normal. Sebab omzet penjualan menurun dari semula Rp250.000 sampai Rp300.000, kini merosot hingga Rp150.000 untuk sekali produksi.

“Kami minta pemerintah tidak usah ngasih subsidi, tapi ditentukan saja patokan harga per kilogram. Misal Rp8.000 atau Rp10.000,” katanya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejoli Pemeran Video Mesum di Batang Dinikahkan, Kini Kena Mental usai Viral

57 tahun lalu

Viral Video Mesum Sejoli di Batang, Polisi Sita HP hingga Pakaian

57 tahun lalu

Kecelakaan di Batang, Truk Muatan 3 Ton Baja Ringan Terguling di Tanjakan Sirembel

57 tahun lalu

Harga Kedelai Naik Imbas Perang AS, Perajin Tempe di Jember Kelimpungan

57 tahun lalu

Hujan Badai Terjang Alas Roban Batang, 2 Orang Tewas Tertimpa Pohon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal