Penjualan Kelelawar Bacem di Gunungkidul Laris Manis di Tengah Isu Virus Korona

Kismaya Wibowo
Warung milik Sukarwanti di Gunungkidul menyediakan kelelawar bacem (Foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Penjualan kelelawar bacem di Gunungkidul, Yogyakarta tak terpengaruh isu virus korona. Pedagang mengaku kuliner ekstrem ini semakin dicari orang untuk obat.

Merebaknya isu virus korona yang dibawa oleh kelelawar tak mempengaruhi omset warung milik Sukarwanti yang berada di Kecamatan Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta. Warung Sukarwanti menyediakan kuliner ekstrem kelelawar bacem atau yang disebut dengan codot bacem

Di tempat ini setiap harinya belasan hingga puluhan ekor codot bacem ludes diburu oleh para pembeli. Rata-rata konsumen dari kuliner codot bacem ini merupakan orang yang memiliki riwayat sesak nafas dan asma.

"Masih ramai. Kemarin ada yang beli 15 ekor ada yang 20 ekor. Kalau pun ada yang beli lima ekor itu enggak tentu," ujarnya, Kamis (30/1/2020).

Sukarwanti pun meyakini, codot di Gunungkidul berbeda dengan kelelawar yang membawa virus korona di China.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal