Diberitakan sebelumnya, Suranto, 42 dan istrinya bernama Sri Handayani atau Handa, 36, ditemukan bersimbah darah di ruang keluarga, Jumat malam. Sementara kedua anaknya bernama Rafael, 10, dan Dinar, 5, ditemukan meninggal dunia di kamar.
Penemuan mayat satu keluarga korban pembunuhan di Baki, Sukoharjo, itu berawal dari kecurigaan warga setempat. Lampu rumah dalam kondisi mati dan tidak ada aktivitas di dalam rumah sejak Rabu (19/8/2020).
Selain itu, pintu gerbang tidak terkunci namun pintu rumah terkunci rapat. Warga yang curiga mengintip kondisi rumah lewat jendela. Mereka terperanjat saat melihat mayat dan darah berceceran di lantai.
Warga setempat langsung melaporkan kejadian itu ke perangkat desa setempat yang diteruskan ke Polsek Baki. Polisi tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 21.30 WIB dan langsung mengevakuasi empat mayat menggunakan mobil ambulans ke RS dr Moewardi Solo untuk diautopsi.
Bukan hanya nyawa yang melayang, satu mobil Toyota Avanza warna putih milik keluarga Suranto juga raib. Pelaku pembunuhan sadis di Baki, Sukoharjo, berinisial HT telah ditangkap Sabtu dini hari.
Pelaku merupakan teman korban yang diduga ingin menguasai harta Suranto lantaran terjerat utang. Akibat perbuatan keji tersebut pelaku terancam hukuman penjara seumur hidup.
Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Keluarga Suranto Korban Pembunuhan Di Baki Sukoharjo Dikenal Ramah Ke Tetangga"