Pada pertemuan itu, Ganjar dan para delegasi berdiskusi tentang bagaimana menghadapi tantangan perubahan serta situasi dunia yang terus dan terjadi begitu cepat.
“Saya ceritakan ketika dunia tidak baik karena ini anak-anak saya bilang 'bilang sama bapak ibumu, suruh ambil keputusan agar jangan perang'. Mari kita bekerjasama berkolaborasi untuk kebaikan semua,” katanya.
Di Jawa Tengah, kata dia, banyak sekali contoh pelaksanaan serta gerakan moderasi dan toleransi beragama. Salah satunya di Kecamatan Kaloran, Temanggung. Ganjar pun menyarankan mereka untuk mencoba kegiatan live in.
“Bagaimana satu desa dengan sangat keberagaman agama mereka bisa sangat rukun atau pengalaman FKUB Banyumas yang keren banget sampai pendampingan ekonomi begitu dan bisa dilakukan,” ujarnya.
Ganjar mengatakan, kegiatan ini modal bagus para pemuda untuk jadi masa depan bangsanya masing-masing. Mantan anggota DPR RI itu juga senang dengan antusiasme para pemuda yang terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul tentang cara menjga perbedaan.